Racun – racun baru telah ditemukan dalam laboraturium mailing list, waspadalah!
“Informasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Saat ini sedang ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang. Jangan minum produk : extra joss, M-150, kopi susu gelas, Kiranti, Krating Daeng, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Hore, Frutillo, Segar Sari, Pop Ice, Segar Dingin Vit C, Okky Jelly Drink, Inaco, Gatorade, Nabati, Adem Sari, Naturade Gold, Aqua Splash. Karena mengandung Aspartame racun yang menyebabkan diabetes, kanker, dan bisa mematikan, sebarkan pesan ini kepada orang – orang terdekat anda.”
Merasa mengenal paragraf di atas? Beberapa minggu yang lalu sebuah SMS berisikan pesan tersebut masuk ke ponsel saya dan kebetulan juga masuk ke ponsel seorang teman yang sedang berada di dekat saya saat itu. Teman saya itu seorang wanita yang kadang emang suka panikan, jadi bisa dibayangkan dong seperti apa reaksinya?
Tanpa pikir panjang Ia heboh, kemudian melisting produk – produk mana saja yang Ia konsumsi dari daftar tersebut sambil diikuti ekspresi campuran sesal, bingung dan berharap dirinya akan baik2 saja, tanpa memikirkan sisa pulsa di ponselnya, dia langsung bersiap memforward SMS yang cukup panjang itu. Sepengelirikan saya sih dia sudah beberapa belas kali menekan tombol “add recipient” di ponselnya ketika saya menunjukkan 2 page ini:
- http://www.idionline.org/2010/03/rumor-bahaya-aspartam-bukan-statement-idi/
- http://en.wikipedia.org/wiki/Aspartame_controversy#Activism_and_internet_rumors
Berbeda dengan teman saya yang heboh ketika menerima sebuah pesan berantai, saya lebih suka membuka browser saya dan meng-google kebenaran dari pesan yang saya terima, hasilnya? paling tidak saya tidak perlu buang – buang pulsa untuk menyebarkan sebuah pesan yang salah ke rekan – rekan saya, dan saya tetap bisa mengkonsumsi minuman – minuman tersebut tanpa ketakutan tak berdasar :p
Ya, salah satu model hoax yang banyak beredar juga adalah hoax mengenai zat – zat racun dengan berbagai cerita bombastis yang menakut – nakuti pembacanya. Ini adalah contoh lain dari hoax yang juga sempat menghebohkan salah satu milist yang saya ikuti:
Nice info sisThanks for shareWahhh, bahaya banget ya… mesti hati – hati nih…
Sebetulnya saya langsung ingin langsung meloncat ke bagian penyimpulan dari tulisan ini, tapi saya gak tahan untuk menshare satu lagi hoax seputar racun ini disini, boleh kan? (boleh lah, masa nggak
)
Hoax ini membahas mengenai sebuah zat bernama “Dihydrogen Monoxide”, berikut adalah deskripsi mengenai zat tersebut:
“Dihydrogen monoxide:
- is called “hydroxyl acid”, the substance is the major component of acid rain.
- contributes to the “greenhouse effect”.
- may cause severe burns.
- is fatal if inhaled.
- contributes to the erosion of our natural landscape.
- accelerates corrosion and rusting of many metals.
- may cause electrical failures and decreased effectiveness of automobile brakes.
- has been found in excised tumors of terminal cancer patients.
Despite the danger, dihydrogen monoxide is often used:
- as an industrial solvent and coolant.
- in nuclear power plants.
- in the production of Styrofoam.
- as a fire retardant.
- in many forms of cruel animal research.
- in the distribution of pesticides. Even after washing, produce remains contaminated by this chemical.
- as an additive in certain “junk-foods” and other food products.”
umm, sebetulnya sih hoax ini gak salah – salah amat, karena toh sebagian besar statement tersebut memang menggambarkan deskripisi dari si Dihydrogen Monoxyde tersebut, tapi karena dibungkus sedemikian rupa, email ini terasa begitu menyeramkan.
Padahal? well, saya rasa anda sudah tahu bahwa itu hanyalah sebuah joke, kalau belum mari saya jelaskan
dalam penamaan zat kimia, Dihydrogen berarti zat tersebut memiliki 2 atom hidrogen, Monoxyde berarti memiliki 1 atom oksigen. Zat apa yang memiliki 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen? Tentu saja H2O alias air
ya, gak salah juga sih pesan tersebut karena point – point tersebut memang menggambarkan ciri – ciri air
Okay, jadi kesimpulannya adalah.. kalau anda menerima informasi akan adanya sebuah zat beracun baru yang ditemukan atau semacamnya, hal inilah yang perlu anda lakukan:
- Jangan panik
- Jangan langsung membalas thread/memforward/mengRT hal tersebut
- Lakukan pencarian internet mengenai informasi tersebut, caranya, gunakan query ini di google: hoax <nama racun dalam pesan> <nama organisasi terkait dalam pesan (optional)> wiki(optional), contoh: hoax burundanga wiki, hoax aspartam IDI, hoax dihydrogen monoxyde wiki
- Jika anda menggunakan pencarian ke wikipedia, dan anda menemukan penjelasan racun tersebut terlibat hoax, coba pelajari baik – baik halaman tersebut, pelajari prilaku zat tersebut, kemudian lakukan cross check terhadap referensinya valid atau tidak
- Jika anda menemukan pembahasan hoax tersebut di situs2 anti hoax, biasanya itu betul adalah hoax
- Jika anda telah memastikan itu adalah hoax, maka kini anda boleh merespon pesan tersebut dan jelaskan pada rekan anda yang mengirimi pesan tersebut bahwa itu adalah hoax dan berhentilah menyebarkannya
Sekian tulisan saya kali ini, semoga saja bermanfaat bagi kita semua
ah, jangan2 tulisan anda ini juga hoax..
)
Taufik
April 15, 2010 pada 8:44 am
emaksudlooo?? xD
Rizky Andriawan
April 15, 2010 pada 9:02 am
Hoax!
*tulis blog mengenai blog yang menulis hoax*
Ramot
April 15, 2010 pada 9:28 am
lha kok blog gw dibilang hoax ;p
Rizky Andriawan
April 15, 2010 pada 10:14 am
hoax gan….
Oz
April 15, 2010 pada 3:32 pm
mana hoaxnya?
Rizky Andriawan
April 15, 2010 pada 3:46 pm
ini pastilah 68%™ hoax
anta40
April 16, 2010 pada 8:17 am
Saya langsung cek dengan teman saya yang seorang “pekerja kimia”. Aspartame memang beracun. Jadi, produk yang mengandung aspartame (pemanis buatan) memang beracun. Tapi yang saya tidak tahu pasti, apakah semua produk di atas itu mengandung aspartame.
Pesimis
Januari 30, 2011 pada 4:00 am